You are currently viewing Penjelasan Cairan Nitric Acid yang Perlu Diketahui

Penjelasan Cairan Nitric Acid yang Perlu Diketahui

Cairan nitric acid atau yang sering disebut dengan cairan asam nitrat ini sangat berbahaya jika terkena kulit atau mata. Agar kalian lebih jelas lagi, mari bacalah artikel ini yang membahas tentang cairan asam nitric acid.

Mengenal Cairan Nitric Acid

Cairan kimia ini disebut juga dengan nama lainnya adalah asam nitrat merupakan cairan bahan kimia bersifat korosif yang tidak mempunyai warna, akan tetapi asam di dalam larutan tersebut mengandung racun yang dapat mengakibatkan luka bakar jika terkena tubuh.

Cairan asam nitrat acid ini mengandung asam sulfat lebih dari 86% yang disebut dengan asam berasap. Asam yang terjadi di dalam larutan ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu asam nitrat acid berasap putih dan asam nitrat berasap merah. Nitric acid ini mempunyai nama lain atau istilah lain yang sering disebut asam sulfat atau asam nitrat.

Asam nitrat ini mempunyai banyak manfaat yang digunakan di bidang industri. Salah satunya dipergunakan untuk passivation baja atau stainless steel setelah pemrosesan fabrikasi. Asam nitrat ini pertama kali disintesiskan sekitar 800 M oleh Alkimiawan Jabir Ibnu Hayyan.

Nitric acid ini merupakan larutan asam sangat kuat yang mempunyai nilai pKa sebesar -2. Sedangkan jika di dalam air. cairan ini akan terdisosiasi jadi ion nitrat dan ion hidronium. Akan tetapi, garam dari asam nitrat ini dapat disebut sebagai garam nitrat. Contohnya seperti kalsium nitrat atau barium nitrat.

Sedangkan saat di dalam temperatur ruangan, asam nitrat atau nitric acid ini akan membentuk uap yang berwarna merah atau kuning. Asam nitrat dan garam nitrat merupakan sesuatu yang sangat berbeda dengan asam nitrat dan garam nitrit.

Sifat-Sifat Cairan Nitric Acid

Cairan ini juga mempunyai beberapa sifat kimia seperti bahan kimia lainnya. HNO3 murni merupakan cairan yang tidak mempunyai warna. Cairan ini akan membeku pada tekanan suhu -42 derajat yang membentuk kristal berwarna putih, lalu mendidih dengan tekanan pada suhu 83 derajat.

Sedangkan saat mendidih pada suhu kamar akan terdekomposisi sebagian yang membentuk nitrogen dioksida apabila sudah mengalami reaksi. Nitrogen dioksida akan tetap larut dalam cairan asam nitric acid yang membuat berwarna kuning atau merah pada tekanan suhu yang tinggi.

Material ini akan berasap apabila dirujuk sebagai nitric acid 16 molar. Nitric acid yang bercampur dengan air ada bermacam proporsi dan distilasi. Lalu hasilkan azeotrop dengan 68% konsentrasi dan titik didihnya akan menghasilkan 120,5 derajat Celcius pada 1 atm. Hal tersebut akan menghasilkan dua hidrat padat yang diketahui yaitu monohidrat dan trihidrat.

Sifat-Sifat Asam Cairan Nitric Acid

Cairan nitric acid akan bereaksi dengan alkali, oksida basa, serta karbonat yang membentuk garam, seperti amonium nitrat. Nitric acid karena mempunyai sifat pengoksidasi, maka secara umum tidak akan menghasilkan protonnya.

Cairan ini tidak akan membebaskan hidrogen yang pada saatnya akan bereaksi dengan logam dan garam lalu menghasilkan keadaan teroksidasi yang tinggi. Karena hal tersebut, perkaratan atau korosi di dalam cairan tersebut bisa terjadi. Perkaratan itu bisa dicegah dengan menggunakan logam atau anti karat yang paling tepat.

Sifat-Sifat Oksidasi Cairan Nitric Acid

Cairan ini juga akan menghasilkan sifat-sifat oksidasi seperti cairan yang lain. Bahan kimia ini sebagai oksidator paling kuat, maka akan bereaksi dengan bahan-bahan organik serta reaksinya bersifat eksplosif.

Produk akhirnya akan berbalas tergantung dengan konsentrasi asam, suhunya, dan reduktor yang dihasilkan oleh cairan ini. Reaksi tersebut akan bereaksi apabila bisa terjadi dengan semua logamnya, kecuali logam mulia. Nitric acid ini akan dipergunakan dalam uji asam.

Sekian ulasan artikel ini yang membahas penjelasan tentang cairan nitric acid. Semoga menambah wawasan kalian semua.

 

(Visited 5 times, 1 visits today)

Leave a Reply